Download Al-Qur'an Flash & Tajweed versi Mushaf Cetakan Indonesia

Di internet banyak tersedia software Al-Qur'an yang bisa di unduh dengan gratis. Salah satunya yang cukup menarik bagi saya adalah quran...

Di internet banyak tersedia software Al-Qur'an yang bisa di unduh dengan gratis. Salah satunya yang cukup menarik bagi saya adalah quranflash yang bisa diunduh di http://v2.quranflash.com/en/download/index.html. Sebagaimana namanya, software ini menampilkan mushaf Al-Qur'an tajwid dalam bentuk flash di komputer kita yang sangat mudah digunakan.

Namun sayangnya, mushaf Al-Qur'an tajwid yang ditampilkan quranflash menggunakan standar penulisan mushaf Al-Qur'an cetakan Timur Tengah yang kurang familiar bagi sebagian umat Islam di Indonesia. Karena itu, saya akan membagikan software qur'anflash yang telah diganti isinya dengan tulisan dari software Al-Kalam Al-Qur'an Tajwid Digital versi 1.0 yang dibuat oleh Penerbit Diponegoro Bandung. Informasi lebih lengkap tentang software Al-Kalam Al-Qur'an Tajwid Digital bisa dilihat di http://www.penerbitdiponegoro.com/bookdetails.asp?b=73.

Salah satu contoh perbedaan penulisan dari software asli quranflash dengan yang sudah di ganti isinya ada dibawah ini.

Qur'an Flash dengan standar mushaf Al-Qur'an cetakan Timur Tengah 

Qur'an Flash dengan tulisan yang sudah diganti dengan tulisan standar mushaf  Al-Qur'an cetakan Indonesia.

Silahkan didownload software quranflash yang telah diganti isinya tersebut :



Semoga Bermanfaat.

Catatan ( update 22 juli 2013 ) :

Jangan lupa dalam penggunaan mushaf Al-Qur'an cetakan Indonesia, Bila ada tanda akhir ayat atau tanda waqaf diikuti dengan huruf alif yang berharakat, jangan sekali-kali disambung bila tidak yakin cara bacanya. Saya ambil contoh 2 ayat dibawah ini :

QS Shod 38:42

QS Maryam 19:38

Pada ayat yang diatas bila QS 38 ayat 41 disambung dengan ayat 42 dibaca: "....-wa-'a-dzaa-bi-nir-kudh-bi-rij-li-ka-....". Sedangkan pada ayat yang bawah,bila QS 19 ayat 37 disambung dengan ayat 38 dibaca : "....-'a-zhii-min-as-mi'-bi-him-wa-ab-shir-...". Jadi cara menyambungnya beda. Karena itu bila tidak yakin cara menyambungnya,jangan dilakukan.

Sebaliknya, bila ada tanda akhir ayat atau tanda waqaf diikuti huruf alif tidak berharakat, jangan sekali-kali diputus bila tidak yakin cara bacanya, Contohnya adalah QS Al-Ahqaf 46:4 dibawah ini.

Setelah tanda waqaf yang saya beri lingkaran biru ada huruf alif (lingkaran merah) tidak berharakat, jangan sekali-kali diputus bila tidak yakin cara bacanya, artinya ya disambung saja bacanya jadi :"....fis-sa-maa-waa-ti'-tuu-ni-....".




Sumber: BADRUS ZAMAN

You Might Also Like

2 komentar

Flickr Images